Rabu, 31 Oktober 2012

Kecepatan Akses Internet

Mungkin kita sudah sering pepatah "Tak Kenal Maka Tak Sayang". Yap... sebelum kita lebih masuk lagi tentang Kecepatan Akses Internet, sekarang kita kenalan dulu nih Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Ternyata ada dua macam Kecepatan Akses Internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.

Ternyata ada beberapa komponen nih yang mempengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain: 

Register

CPU berisi area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu. 

RAM

Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem. Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program, data akan dipindahkan sementara ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer. 

Sistem Clock 

Sistem Clock dalam computer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Herzt . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik. 
  
Bus 

Bus yaitu jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar komponen komputer. 

Cache Memory 

Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis chace memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).

Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih

Dan ini beberapa jenis kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih:
Dial – Up 

Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps. 

DSL 

Asymetric Digital; Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Bandwidth maksimum yang didapat apabila kita menggunakan aksese Internet menggunakan ADSL adalah:
  • Untuk line rate 384 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 Kbps.
  • Untuk line rate 384 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kbps.
  • Untuk line rate 512 Kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.
  • Untuk line rate 512 Kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang biasa didapatkan sekitar 52 Kbps.   
GPRS 

GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet , serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer. 

3G 

3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempat 

HSPA 

High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit. 

Wireless LAN 

Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan
pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. 60000kbps 

Broadband 

Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. 

Kecepatan Akses Internet dengan TV Kabel 

Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke Internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5 Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).


Dan ini sedikit mengenai pengertian dari perbedaan Kbps dan KBps, yang sering disalah artikan oleh para pengguna layanan internet. Monggo dibaca..


Bit dan Byte adalah satuan yang sering disalah artikan oleh kita, khususnya para pengguna layanan internet. Bit dan Byte ini padahal sangatlah berbeda, dalam hitungan maupun penulisan.
Sebelumnya saya akan beri tahu bahwa sebetulnya, satuan data pada komputer berbeda dengan satuan yang lainnya. dimana
1 Kilobit = 1024 bit
1 Megabit = 1024 kb

Penulisan
- Bit ditulis dengan huruf "b" kecil, sehingga penulisannya adalah = Kbps (Kilo bit per second)
- Byte ditulis dengan huruf "B" besar, sehingga penulisannya adalah = KBps (Kilo Byte per second)
Hitungan
Inilah yang menyebabkan orang orang "salah kaprah" dalam mengartikannya.
dalam beberapa brosur ISP, sering disebutkan bahwa "Speed Up To 1 Mbps", seringkali ada pelanggan komplain, bahwa kenapa kecepatan yang tertera pada brosur berbeda dengan kecepatan yang dia dapat. Nah, bagaimana menjelaskan ini? jawabannya ada pada kalimat di bawah ini
1 Byte = 8 Bit
Nah, kalau sudah ada itu, sekarang kita dapat menghitunggnya.
1 Mbps = 1 Mega bit per second
1 Mbps = 1024 Kb
1024 Kb / 8 = 128 KB
jadi jika yang tertera pada brosur adalah 1 Mbps (Megabit per second), maka sebetunya yang kita dapat untuk akses internet/download hanya 128 KB (Kilo Byte per second) saja. Inilah yang merupakan trik dari para ISP untuk dapat menarik hati para pelanggan. Sudah mengerti? maaf bila saya agak ngawur, hehehe

Ini pun belum termasuk pada sinyal yang kita dapat dan seberapa sulit untuk masuk server.
Maksud saya, jika sinyal yang kita dapat kecil, besar kemungkinan kita tidak akan mendapat MAKSIMAL seperti yang tertera pada brosur yang telah kita hitung tadi.

Juga, masalah kesulitan server, maksud saya adalah, Seberapa SIBUK server ini menjalankan tugasnya, yaitu untuk menyuplai bandwidth kepada para klien, semakin SIBUK itu berarti semakin banyak orang yang memakai server itu berarti semakin lama juga respond dari server atas permintaan kita karena Server juga punya batas batas tertentu dimana dia hanya bisa melayani sekian banyak orang dalam waktu bersamaan. Secara Umum, koneksi internet jika kita menggunakan ISP , dapat digambarkan seperti ini :
ketika kita mengakses internet, maka kita harus mengirimakan "paket" yang isinya, adalah data yang kita minta, misal kita mengakses GOOGLE.COM , maka kita minta dulu "paket" google ini ke server yang nantinya akan mencarikan si "paket" google ini ke internet, dan mengembalikan "paket" tadi yang sudah diisi dengan data dari google (gambar, script, dll)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar